Sabtu, 10 Maret 2012

Prosedur Kepemilikan dan Penggunaan Airsoft Gun

Penjelasan tentang prosedur kepemilikan dan penggunaan senjata mainan /airsoft guns
1. Rujukan :
a. Surat Keputusan Kapolri No. Pol. : Skep / 82 / II / 2004 tanggal 16 Februari 2004 tentang pengawasan dan pengendalian senjata api dan amunisi non organik TNI / POLRI
b. Telegram Kapolri No. Pol. : TR/768/IV/2008 tanggal 10 April 2008 perihal wasdal peredaran senjata mainan / airsoft guns secara ilegal.
c. Nota Dinas Kabid Telematika Polda Jatim No. Pol. : B/ND-168/VI/2008/Bid Telematika tanggal 30 Juni 2008 tentang Pengaduan masyarakat.

2. Sehubungan dengan rujukan tersebut di atas, terkait dengan prosedur perizinan kepemilikan dan penggunaan senjata mainan / airsoft guns disampaikan sebagai berikut :
a. Bahwa senjata mainan / menyerupai senjata api (airsoft guns) digolongkan sebagai peralatan keamanan sebagaimana dimaksud Surat Keputusan Kapolri No. Pol. : Skep / 82 / II / 2004 tanggal 16 Februari 2004.
b. Dalam hal pemilikan dan penggunaan, pembawaan dan penyimpanan peralatan keamanan belum diatur dalam perundang-undangan atau ketentuan lainnya namun dilihat dari akibat penggunaannya dapat membayakan bagi keselamatan jiwa seseorang dan dapat digunakan untuk melakukan kejahatan, maka untuk kepemilikan dan penggunaannya diberlakukan seperti senjata api.
c. Terhadap senjata mainan / menyerupai senjata api (airsoft guns) dapat diberikan izin penggunaan dan pemilikan dan nomor registrasi diterbitkan oleh Kabid Yanmin Baintelkam Polri.
d. Terhadap senjata mainan / menyerupai senjata api (airsoft guns) diberikan untuk peruntukan olahraga menembak target dan tidak diberikan untuk peruntukan bela diri.
e. Terhadap senjata mainan / menyerupai senjata api (airsift guns) yang telah mendapatka izin penggunaan dan kepemilikan dapat disimpan di rumah dengan surat izin penyimpanan dari Polda / Polres setempat.
 
KTA dan Surat Keterangan Kepemilikan :
- Berlaku 1 tahun
- 1 KTA dan SKK hanya berlaku untuk 1 unit airsoftgun saja
- KTA dikeluarkan club resmi di bawah PERBAKIN
- Resmi


Persyaratan :
- Surat Keterangan Catatan Kepolisian.
- Mengumpulkan scan KTP atau fotocopy KTP sebanyak 2 lembar.
- Mengumpulkan pas photo berwarna 2x3 dan 4x6 sebanyak 4 lembar.
- Menyerahkan persyaratan tersebut kepada pembuat SKK

Isi dari Surat Keterangan Kepemilikan / izin :
- Agar mematuhi peraturan yang ada
- Penyalahgunaan Replika/Airsoft adalah tanggung jawab yang bersangkutan
- Replika ini hanya untuk kgiatan olahraga Tembak Target atau Tembak Reaksi tidak untuk di pertontonkan di depan umum
- Setelah latihan, replika harap disimpan di tempat yang aman/hand gun case
- Replika ini tidak bisa di modifikasi menjadi senjata api sesuai dengan UU Darurat RI No. 12 Tahun 1951 Pasal 1 Ayat 1
 
Demikian keterangan ini saya buat agar para airsofter dapat mengindahkan prosedur ini serta menjaga nama baik Airsoft gun dengan semestinya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar